6 Software yang Digunakan Dalam Industry Konstruksi untuk Menunjang Pekerjaan

Penggunaan perangkat lunak dalam industri konstruksi merupakan bentuk dari pemangkasan sistem kerja yang begitu kompleks. Alur kerja di bidang konstruksi akan lebih mudah dengan mengandalkan software yang digunakan dalam industry konstruksi.

Sebut saja pada tahapan desain konstruksi. Seorang arsitek harus menghabiskan banyak waktu dan bahan untuk mengerjakan satu buah desain.  Sementara melalui software yang digunakan dalam bidang konstruksi tahapan kerja dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

 

Software Dalam Industri Konstruksi

Software yang digunakan dalam bidang konstruksi terbilang bervariatif. Mulai dari software administratif, arsitektur, hingga pengelolaan inventaris.

  1. Autocad 

Autocad merupakan software yang berfungsi untuk membuat rancangan bangunan, seperti rancangan gedung, rumah, jembatan, hingga rancangan desain pesawat terbang dalam bentuk 2 dimensi dan 3 dimensi. Software Autocad mampu menghasilkan gambar yang menyerupai bentuk asli dengan kualitas tinggi.

Dibanding pengerjaan secara manual, mendesain dengan Autocad memakan waktu yang relatif singkat dengan tingkat akurasi tinggi. Pun dalam hal perubahan desain. Selain digunakan dalam industri konstruksi, Autocad juga digunakan dalam bidang yang berkaitan dengan desain objek.

 

  1. SAP 2000

SAP2000 merupakan software yang digunakan dalam industry konstruksi berikutnya. Software ini berfungsi untuk menghitung struktur bangunan. Termasuk untuk perencanaan perancah atau scaffolding dan mengecek struktur bangunan. Selain SAP2000, perangkat lunak yang berfungsi untuk menghitung struktur banguan adalah Staad pro dan Etabs.

 

  1. 3D Studio Max

Disamping Autocad, software 3D Studio Max sering digunakan untuk membuat desain dengan tampilan animasi. Tak terkecuali dalam menyajikan desain bangunan di bidang konstruksi. Dengan begitu, proses desain lebih cepat dan hasilnya lebih menarik.

 

  1. Revit Architecture

Revit Architecture merupakan software desain yang sering dijumpai dalam bidang konstruksi. Dari tingkat kecepatan kinerja, Revit mempunyai tingkat yang lebih tinggi dibanding software desain konstruksi lainnya.

 

  1. Google SketchUp

Google SketchUp mempunyai kelebihan dibanding software desain yang telah diulas sebelumnya. Salah satunya adalah adanya akses langsung ke google maps, sehingga penggunanya mampu mengambil foto lokasi pengerjaan proyek. Tak mengherankan jika Google SketchUp menjadi salah satu software yang banyak digunakan dalam industri konstruksi.

 

  1. ArchiCAD

Untuk memenuhi kebutuhan presentasi desain dalam bentuk 2 dimensi maupun 3 dimensi, software ArchiCAD bisa jadi pilihan dalam dunia konstruksi.

 

Pemanfaatan perangkat lunak pada bidang konstruksi mampu mempermudah setiap tahapan manajemen proyek yang dilakukan oleh kontraktor. Terlepas dari software rancangan bangunan, pemanfaatan perangkat lunak pada sektor lain di bidang konstruksi pun mendukung manajerial proyek secara menyeluruh. Selain memudahkan proses pengerjaan di bidang konstruksi, beberapa software yang digunakan dalam industry konstruksi merupakan bentuk dari perkembangan digital dan pemaksimalan pelayanan di sektor konstruksi.

(Terrant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *