SIAPA YANG HARUS BERPERILAKU AMAN PADA SUATU AREA KERJA

  1. Perhatikan klausul 4.0 pada Kesisteman SMK3, yaitu Konteks Organisasi oleh  Orang dan Perannya.
  2. Organisasi dilihat dari aspek kumpulan (Internal) adalah : bisa Perusahaan/ Badan/ Yayasan dan sejenisnya dengan turunannya : bisa bagian fungsi dari perusahaan, bisa Proyek / Unit Usaha , bisa bagian dari fungsi proyek , bisa sekelompok orang yang beraktifitas.   Hubungannya dengan klausul 4.0 konteks organisasi tidak hanya sekedar issue yang akan berpengaruh kepada kelompok orang /organisasi tersebut tetapi fokus juga terhadap siapa yang mengelola dan/ atau melaksanakan dan/ atau yang terlibat pada  issue tersebut untuk menjadikan dampak yang positif.   Demikian juga dari Faktor Ekternal yang mempengaruhi kelompok/organisasi tersebut.  Adapun yang dimaksud Ekternal adalah antara lain dan tidak sebatas : bentuk formal yaitu Pemerintah/Badan/Perusahaan/ Organisasi dan dalam bentuk Informal yaitu Lingkungan masyarakat termasuk “kearifan Lokal”. Dari aspek Lokasi adalah sepanjang yang berdampak dari suatu aktifitas seperti sepanjang jalur logistik ( transportasi ) dari principle sampai dengan lokasi proyek dan tentu pada lingkungan area proyek, termasuk area existing utility ( above-on-under ) ground.
  3. Kesadaran untuk perhatian semua anggota dari kelompok orang /organisasi bahwa Issue harian akan mempengaruhi hasil dari tujuan sekelompok orang /organisasi.  Dimulai dari issue internal pada diri masing-masing orang pada kelompk/organisasi tersebut.
  4. Kesadaran bagi setiap orang sesuai perannya yaitu pada diri masing-masing orang mempunyai Issue harian yang mempengaruhi hasil dari tujuan yaitu holdpoint harian yang wajib dipersiapkan setiap sebelum memulai aktifitas pekerjaan HARI INI. Dimana proses persiapan tersebut pasti melibatkan diri sendiri dan/ atau orang lain pada kelompoknya dan/ atau dukungan/ support dari kelompk/organisasi lainnya.

“ adalah bijak dengan keyakinan bahwa,  mulai saat ini dan seterusnya dimulai dari diri sendiri dan/ atau kelompok kecilnya, dimana  orang/kelompok lainnya pasti ada yang mengurusnya, maka akan hadir PATUH dan PEDULI pada setiap aktifitasnya dan/ atau sebelum beraktifitas “.

 

LIHAT CONTOH ORGANISASI YANG TERLIBAT NYATA PADA SUATU AREA KERJA PROYEK

INTERNAL AKTIFITAS PROYEK :

  1. PEMILIK PROYEK
    • Pemilik Proyek Owner.
    • Konsultan Perencana.
    • PMC / Konsultan Pengawas.
  2. MAIN KONTRAKTOR
    • Kantor Pusat Perusahaan.
    • Kantor Cabang/ Divisi / Departemen
    • Area Proyek
    • Fungsi-fungsi Proyek, dipimpin oleh Project Manager.
  1. SUBKONTRAKTOR / VENDOR PACKAGE

( struktur organisasi similar dengan mainkontraktor )

  1. SUPLIER / TRANSPORTER / PIHAK KETIGA LAINNYA.
  2. MANDOR BORONG.

EKTERNAL AKTIFITAS PROYEK :

  1. Pemerintah Pusat dan daerah ( Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif).
  2. Badan Usaha / Perusahaan yang berhubungan langsung dengan aktifitas scope kerja.
  3. Lingkungan dan/ atau Lingkungan kemasyarakatan.
  4. Global yang tidak berhubungan langsung tetapi dapat mempengaruhi hasil tujuan kelompok/organisasi.

**) Penulis: Bambang Pamungkas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *